OUR NETWORK

Finna Cup XXI: Implementasi Inovasi Investasi 4.0

305 pegolf ambil bagian mengikuti turnamen tahunan Finna Cup XXI di Finna Golf & Country Club. Diadakan selama dua hari, turnamen ini raih kesuksesan.

Hebatnya, pada Finna Cup tahun ini, tampak begitu banyak korporasi yang terlibat mensponsori event ini, seperti yang dapat dilihat pada shotgun di hari kedua yang dibuka oleh Aim Ainul Haki, perwakilan dari BRI Surabaya, sebagai salah satu sponsor turnamen Finna Cup XXI.

Cuaca cerah yang melingkupi Prige yang dikelilingi 4 gunung, yaitu Welirang, Penanggungan, Bromo dan Arjuno membuat lapangan golf bergaya pegunungan ini terasa menyenangkan berkat suhu yang sejuk dan udara yang segar.

 

Kondisi lapangan yang bagus dan menantang menjadi penarik utama peserta turnamen ini. Penasihat Persatuan Golf Indonesia (PGI) Jawa Timur, Hariyanto mengaku selalu berpartisipasi mengikuti turnamen Finna Cup tiap tahunnya. “Karena tantangannya, ya,’’ ucap pria yang bermain golf selama 30 tahun terakhir itu. Tidak hanya Hariyanto yang mengomentari kondisi lapangan yang bagus dan rumput yang terawat sebagai nilai plus. Bukan hanya tantangan dan kondisi lapangan yang terawat baik, deretan hadiah grand prize dan hole in one yang disediakan juga menggiurkan dan mengundang decak kagum para peserta. Saat memasuki Club House Finna Golf & Country Club, peserta disambut dengan sebuah Honda Brio dengan pita bertulis grand prize. Ada pula tiga batang emas bagi golfer yang beruntung bisa mencetak hole-in-one di di hole 5, hole 9, hole 12, dan hole 14.

Usai menikmati 2 hari turnamen, para peserta menikmati acara Gala Dinner yang  bertema Wonderful Indonesia. Menghibur acara pengumuman pemenang, ballroom clubhouse dihiasi dengan ornamen keberagaman dan kekayaan budaya Indonesia – seolah menjadi sebuah hutan mini, koridor menuju Ballroom dihiasi berbagai tanaman seperti beringin dan pohon pisang yang mengingatkan para peserta akan kekayaan budaya, flora dan fauna Indonesia.  Di sisi lain, panita penyambut mengenakan berbagai pakaian adat Indonesia, bahkan sajian kuliner khas Nusantara seperti  Ikan Bakar ala Papua, serta kuliner Bebek gaya Bali terlihat sangat menggoda. Pada malam itu, sebuah pagelaran fashion show dengan pakaian adat dari berbagai daerah di Indonesia semakin menambah maraknya acara gala dinner  yang terasa hangat dan akrab.

Menuju acara pamungkas, Tari Ragam Bhineka juga dihadirkan untuk menghibur para golfer yang hadir. Dengan mengenakan kostum adat yang dimodifikasi, para penari membawakan tari modern yang diiringi medley lagu-lagu adat Indonesia. Alunan lagu Cik-Cik Periuk berhasil membangkitkan suasana meriah dalam gala dinner malam itu. Golf, prizes dan pesta kuliner Nusantara, semuanya hadir memanjakan lebih dari 300 peserta Finna Cup XXI yang berakhir dengan sangat berkesan.

Tantangan Merevitalisasi Finna Golf

 

Kami sangat percaya diri dengan kondisi lapangan Finna Golf saat ini. Beberapa tahun lalu, saya berinisiatif untuk mewawancarai sejumlah golfer yang bermain di Finna Golf. Mereka menyampaikan komplain, intinya mereka merasa kecewa dengan kondisi lapangan yang buruk. Tapi, hari ini, Anda (GolfMagz) sendiri menyampaikan bahwa kondisi lapangan kami sangat cantik. Testimony ini membuat saya senang dan bangga. Kondisi lapangan adalah salah satu elemen yang paling penting dalam permainan golf. Seperti yang tadi disampaikan Mark Clay, beliau berusaha keras menjaga kondisi lapangan sebaik mungkin, dan dapat dilihat dengan kecepatan green pada hari ini yang mencapai 9,5 sampai 10, speed yang menggambarkan licinnya green di Finna Golf.

Mark Clay – President Director, Finna Golf & Country Club, mengatakan bahwa sejak awal 2016, tantangan yang saya hadapi ketika mulai memimpin Finna Golf Course ini cukup beragam. Setelah bencana lumpur Lapindo beberapa waktu lalu, tantangan terbesar adalah banyak orang yang mungkin lupa bahwa ada lapangan Finna Golf. Saat itu, jalan penyambung menuju lokasi ini terputus. Golfer susah datang ke Finna Golf. Pada 2016 setelah jalan penyambung telah diperbaiki, kami mulai mewartakan kepada para pegolf untuk kembali lagi ke Finna.

Terus terang saja, para members kami saat itu tidak terlayani dengan baik. Karena itulah, fokus kami adalah dengan mengajak mereka kembali ke Finna, memberikan insentif agar mereka kembali menjadi member di sini.

Selain itu, tantangan besar adalah memperbaiki dan merawat lapangan yang luas ini adalah bahwa Finna Golf & Country Club memiliki lahan yang luas dengan fairways lebar sekaligus jebakan seperti sungai serta kontur pegunungan yang membuat lapangan ini semakin menantang.

Satu lagi tantangan yang bagi saya pribadi cukup menarik yaitu bahasa. Lucunya, setelah saya belajar Bahasa Indonesia, para staf dan bahkan para pegolf berbicara dalam Bahasa Jawa. Akibatnya, saya jadi mulai belajar Bahasa Jawa juga.

 

Mark Clay Tentang Tema Wonderful Indonesia

Tahun ini, Finna Golf & Country Club merayakan anniversary ke-26 dengan menyelenggarakan turnamen ulang tahun yang akrab dikenal sebagai Finna Cup XXI, namun dengan sentuhan tema yang berbeda dengan Finna Cup di tahun-tahun sebelumnya. Tema tahun ini memperlihatkan sejumlah inovasi yang boleh dibilang mengejutkan. Rupanya, ada alasan tertentu di balik ini semua, seperti diterangkan oleh Mark Clay, President Director Finna Golf kepada GolfMagz.

Sejak dua tahun lalu, kami memutuskan untuk mengantisipasi inisiatif investasi 4.0 yang digalakkan pemerintah Indonesia yang memberi porsi cukup besar serta fokus pada pengembangan pariwisata. Sebagai sebuah resor besar, kami merasa memiliki tanggung-jawab untuk berkontribusi pada inisiatif pengembangan wisata ini. Setelah kami pelajari lebih detil, kami juga memiliki tanggung-jawab besar untuk mempromosikan wisata di Jawa Timur. Dan dengan begitu, kami mulai dengan mengubah tema keseluruhan promosi Finna. Jika di masa lalu di tiap tahun kami memiliki tema yang berbeda-beda, maka sejak dua tahun terakhir kami memutuskan untuk menghadirkan tema lokal yang bermuara pada tema promosi Wonderful Indonesia.

Berkaitan dengan tema ini pula, kami mulai meningkatkan promosi di luar negeri. Hasilnya, kami mulai mendapatkan peningkatan kedatangan dari Singapore dan Malaysia. Ini semua berkaitan erat dengan telah berfungsinya bandara Internasional di Surabaya. Sekarang ada banyak penerbangan langsung dari Singapore, Kuala Lumpur, Jakarta bahkan dari Hong Kong ke Surabaya. Hal ini sangat membantu usaha kami untuk terus meningkatkan jumlah kedatangan para wisatawan golf. Ini tidak berarti kami melupakan member kami, namun justru dengan memberikan layanan terbaik bagi para member luar negeri untuk menikmati golf sepanjang pekan, dengan member lokal kami tetap mendapatkan pelayanan terbaik saat bermain pada akhir pekan.Untuk itu, kami merasa upaya ini membuahkan hasil yang baik di tahun ini. Ini tampak pada meningkatnya jumlah perusahaan yang bekerja sama dengan resort kami untuk menyelenggarakan event-event korporasi mereka di sini.

Comments