Konsistensi juara bertahan kembali menjadi pembeda di Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Golf Junior 2026. Abigail Rhea dan Kenneth Henson Sutianto sukses mempertahankan gelar juara setelah panitia secara resmi meniadakan Round 3. Keputusan tersebut diambil berdasarkan hasil rapat komite, masukan Badan Perwakilan Nasional PB PGI, serta mempertimbangkan faktor cuaca, keselamatan peserta, dan kondisi lapangan di Jakarta Golf Club, dengan merujuk pada ketentuan Pasal 14 Terms of Competition (TOC). Klasemen akhir pun ditetapkan berdasarkan akumulasi Round 1 dan Round 2.
“Berdasarkan hasil rapat komite hari ini, setelah kami mendengar masukan dari Badan Perwakilan Nasional PB PGI serta dari pihak lapangan Jakarta Golf Club, dan dengan merujuk pada ketentuan Pasal 14 TOC Kejurnas Golf Junior 2026, maka Round 3 tidak dapat dilaksanakan. Penentuan hasil kejuaraan ditetapkan berdasarkan Round 1 dan Round 2 untuk seluruh kelas,” ujar Alfin.

Di sektor putri, Abigail Rhea tampil konsisten dan menunjukkan kematangan permainan dengan mencatat total skor +6, total 148 pukulan dari dua ronde . Pegolf asal Bali ini mampu beradaptasi dengan kondisi lapangan yang basah, green yang lebih lunak, serta ritme pertandingan yang sempat terganggu penangguhan. Strategi bermain aman, pengambilan keputusan yang disiplin, dan ketangguhan mental membuat Abigail tetap bertahan di puncak klasemen hingga pengumuman resmi juara.

Sementara itu, Kenneth Henson Sutianto kembali mengukuhkan statusnya sebagai salah satu pegolf junior putra terbaik Indonesia dengan meraih gelar juara lewat total skor -2 dengan total 140 pukulan . Tampil stabil dari tee hingga green, Kenneth mampu menjaga konsistensi dan efisiensi permainan di tengah tekanan kompetisi. Keberhasilan mempertahankan gelar ini tidak hanya menegaskan kualitas teknisnya, tetapi juga mencerminkan kesiapan mental bertanding di level nasional, sekaligus menjadi bukti keberlanjutan regenerasi prestasi golf junior Indonesia.
