Hadiah US$600.000, Indonesia Women’s Open 2026 Cetak Sejarah di APAC Circuit

3 min read
Social Share

Indonesia Women’s Open 2026 kembali hadir di Damai Indah Golf–BSD Course pada 30 Januari hingga 1 Februari, melanjutkan momentum sukses edisi debut 2025. Turnamen yang diinisiasi Asia Golf Leaders Forum serta mendapat co-sanction dari Persatuan Golf Indonesia dan KLPG Dream Tour ini langsung menempati posisi strategis sebagai seri pembuka APAC Circuit 2026. Sebanyak 120 pegolf dari lebih 12 negara akan bertarung di lapangan rancangan Jack Nicklaus, venue yang telah lama dikenal sebagai panggung berbagai kejuaraan bertaraf internasional.

“Setelah debutnya berlangsung sukses pada 2025, Indonesia Women’s Open 2026 kembali akan kami adakan pada akhir Januari ini. Kami optimis IWO akan memberikan boost bagi perkembangan golf wanita di Indonesia, selain juga menjadi ajang kompetisi bagi para pegolf wanita Asia Pasifik dalam menampilkan permainan terbaiknya. Mimpi saya adalah menjadikan IWO ini sebagai the largest and the biggest ladies tournament in Southeast Asia dalam 5 tahun ke depan,” kata C.K. Song, Chairman Indonesia Women’s Open.

Chairman-IWO-CK-Song / Foto: Dok. Indonesia Women’s Open 2026 / OB Golf

Peningkatan paling mencolok terlihat pada total hadiah US$600.000, melonjak dua kali lipat dibanding tahun sebelumnya dan menempatkan Indonesia Women’s Open presented by BTN sebagai event profesional wanita termahal di Asia-Pasifik. Ketua Umum PB-PGI menegaskan arti penting ajang ini bagi pemain nasional. “Kami ingin pegolf wanita Indonesia memiliki panggung untuk menguji level permainan mereka melawan atlet-atlet elite regional. Pengalaman edisi 2025 menjadi fondasi agar pemain kita lebih siap dan percaya diri di IWO 2026,” ujarnya. Dari sisi venue, Direktur Utama PT Damai Indah Golf Tbk, Budiarsa Sastrawinata, menyatakan, “BSD Course siap menyediakan tantangan championship yang berkesan. Kami bangga bisa kembali menjadi tuan rumah APAC Circuit dan mendukung pertumbuhan golf wanita di Indonesia.”

Bianca Naomi Laksono (Pegolf Amatir Indonesia), Japto Soerjosoemarno (Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Golf Indonesia – PB-PGI), CK Song (Chairman Indonesia Women’s Open), Frengky Rosadrian P. (Division Head Retail Funding Division Bank / Foto: Dok: OB Golf / Indonesia Women’s Open 2026

Harapan besar juga disuarakan wakil tuan rumah Kristina Natalia Yoko yang ingin memperbaiki catatan setelah lolos cut pada 2025. “IWO adalah milestone penting dalam karierku dan barometer kemampuan ladies pro Indonesia. Aku ingin membawa kualitas permainan terbaik dan membuktikan bahwa pemain tuan rumah bisa bersaing,” katanya. Sementara itu pegolf amatir timnas Bianca Naomi Laksono menyambut kesempatan langka menjajal level profesional. “Ini peluang luar biasa untuk menakar seberapa jauh saya bisa bersaing dengan pegolf dalam dan luar negeri. Saya akan mempersiapkan diri sebaik mungkin dan mengambil sebanyak mungkin pelajaran,” jelas peraih medali perunggu beregu SEA Games 2025 tersebut.

BTN selaku presenting sponsor menegaskan komitmen jangka panjang mereka, “AGLF dan PGI telah membangun platform yang tepat bagi golf perempuan. Kami ingin terlibat bukan hanya sebagai sponsor, tetapi sebagai bagian dari ekosistem olahraga ini,” ujar Frengky Rosadrian P mewakili BTN.

You May Also Like

More From Author