Liga Golf Alumni secara resmi akan segera digulirkan. Diadakan sebagai wadah kompetisi golf antar alumni perguruan tinggi yang mengedepankan sportivitas, kebersamaan, dan semangat silaturahmi, liga ini lahir dari kecintaan terhadap olahraga golf yang diyakini bukan sekadar aktivitas fisik, tetapi juga sarana membangun karakter, mempererat relasi, serta menumbuhkan nilai-nilai positif lintas generasi.

“Kami ingin menghadirkan ruang kompetisi yang sehat dan solid, bukan sekadar mengejar hasil. Di sinilah para alumni bisa saling menghargai, belajar satu sama lain, dan menikmati prosesnya,” ujar Andika Ketua Umum Liga Golf Alumni. Menurutnya, semangat belajar dan berkembang melalui kompetisi tidak mengenal batas usia maupun latar belakang.
Liga Golf Alumni merupakan pengembangan dari kegiatan rutin tahunan Triwarga yang selama puluhan tahun melibatkan alumni ITB, UI, dan UGM. Pada penyelenggaraan kali ini, partisipasi diperluas dengan melibatkan alumni ITS dan IPB, sehingga total terdapat lima perguruan tinggi yang berkompetisi dalam satu liga yang diramu dengan semangat kebersamaan dan fair play.
Secara konsep, Liga Golf Alumni mengadopsi format Liga Golf Jakarta yang sebelumnya digelar pada periode 2022–2024. Dengan mempertimbangkan tingkat familiaritas peserta terhadap format tersebut, penyelenggara menghadirkan sejumlah pengembangan teknis. “Format dasarnya tetap team match play, tetapi kami kembangkan dengan pembagian kategori reguler dan senior, serta jumlah match yang lebih banyak agar kompetisinya lebih inklusif dan menantang,” jelas Anar Arsyid selaku panitia penyelenggara.
Dalam Liga Golf Alumni, pemain dibagi ke dalam dua kategori, yakni reguler dan senior, dengan batas usia senior ditetapkan 55 tahun ke atas per 27 Januari dan berlaku sepanjang kompetisi. Dari sisi teknis pertandingan, setiap game melibatkan 14 pemain dalam sembilan match, terdiri dari kombinasi single dan four ball untuk kategori reguler maupun senior. Format ini menuntut komitmen tinggi dari setiap tim sekaligus memperkuat nilai kebersamaan antar peserta.

Tokoh senior alumnus ITS Puguh Sosiantoro menyatakan, pihaknya memiliki pengalaman untuk merebut juara di event yang bertajuk antar perguruan tinggi. Namun, di edisi kali ini tantangannya cukup berat. Sebab, pemain muda rata-rata sedang bekerja di tengah pekan.
Seluruh rangkaian kompetisi akan digelar secara terpusat di Gunung Geulis Country Club, menggunakan kombinasi East Course dan West Course, tanpa perpindahan venue dari babak penyisihan hingga final. Liga dijadwalkan berlangsung mulai 29 Januari 2026 hingga babak final pada 26 Mei 2026, dengan jeda kompetisi selama bulan Ramadhan.
Babak penyisihan akan berlangsung selama enam minggu, di mana setiap pekan satu tim mendapatkan jadwal istirahat (off game). Dari fase ini, dua tim terbaik akan melaju ke babak final yang direncanakan digelar di West Course Gunung Geulis Country Club.
Penyelenggara menegaskan bahwa Liga Golf Alumni tidak ditujukan untuk mencetak atlet profesional, melainkan menghadirkan kompetisi yang sehat dan berkelanjutan. Dari kompetisi yang dikelola dengan niat tulus, diharapkan lahir persahabatan, kolaborasi, kegiatan sosial, serta kontribusi nyata di masa mendatang. Dengan mengusung semangat “golf is golf, golf is life”, Liga Golf Alumni diharapkan menjadi sarana memperkuat persaudaraan yang terus hidup, baik di dalam maupun di luar lapangan golf.
