Hari pertama gelaran Kejurnas Golf Amatir telah selesai. Di bawah terik matahari yang menanguni kawasan Industri Jababeka, atlet nasional Kristina Natalia Yoko dari DKI Jakarta memimpin ronde awal ini dengan skor 4 di bawah par. Masih dari divisi yang sama, rekan satu Pengprovnya, Sania Talita Wahyudi berada di posisi kedua dengan skor 2 di bawah par.

Dari divisi putra, dengan skor 1 di bawah par, enam pegolf berhasil duduki posisi puncak, salah satunya adalah Pegolf tuan rumah Alfian Wibihargo, serta dua atlet nasional yakni Amadeus Christian Susanto dan Randy Arbenata M. Bintang.

Diadakan di Jababeka Golf & Country Club, turnamen yang diselenggarakan pada 8-11 Januari 2024 ini juga tak luput perhatian dari pegolf profesional Benita Y. Kasiadi. Pegolf yang memiliki home base di Jababeka ini memberikan tips dan trik untuk menghadapi lapangan industrial dengan tingkat kelembapan yang tinggi ini. Apalagi pada turnamen ini beberapa anak didik Beni juga ikut berlaga di komeptisi seri perdana di 2024 ini.

Dalam ijazahnya, Beni mengemukakan bahwa bermain di Jababeka itu yang paling utama adalah fisik harus prima. Kendati lapangan ini terlihat datar namun sejatinya untuk dapat bermain bagus di bawah kondisi cuaca di kawasan industri Jababeka serta kontur dan jarak lapangan yang jauh, maka dibutuhkan persiapan fisik yang optimal. Kedua, Beni berpesan bahwa management course terutama untuk hole-hole Par 3 harus matang. Soalnya Par 3 di lapangan ini tergolong jauh, ungkap Ben. Selanjutnya, Beni juga menyebut bahwa green di Jababeka tergolong tricky sehingga pemian harus teliti dan konsisten selama permainan.
Dalam ijazah yang diutarakan kepada GolfMagz, Beni berpesan bahwa hole-hole yang perlu diantisipasi adalah Hole 4, 5, 12, 15, 16, dan 18. Termasuk juga Par 3 yang meliputi 2, 6, 13, dan 17. Terakhir, bermain di Jababeka dibutuhkan tingkat kesabaran yang sangat tinggi, termasuk para pemain mampu mengontrol emosi dengan baik.