Pengurus Provinsi Persatuan Golf Indonesia Sulawesi Selatan (PGI Sulsel) kembali menegaskan komitmennya dalam mengembangkan golf dengan menghadirkan turnamen bertaraf internasional di Lapangan Golf Padivalley, Gowa. Bertajuk Makassar Amateur Golf International Championship (MAGIC) 2026, kejuaraan ini akan berlangsung pada 20–22 Mei 2026 dan menghadirkan para pegolf amatir dari dalam dan luar negeri dalam satu panggung kompetitif yang berkualitas.
Sebagai salah satu turnamen amatir bergengsi di Indonesia Timur, MAGIC 2026 telah terdaftar dalam kalender World Amateur Golf Ranking (WAGR). Kehadiran 12 negara, mulai dari Thailand, India, Hong Kong, Singapura, hingga Korea Selatan dan Indonesia, menegaskan statusnya sebagai ajang internasional yang kompetitif sekaligus inklusif bagi talenta muda golf.

Turnamen ini akan dimainkan dalam format stroke play selama tiga ronde (54 hole) dengan total panjang lapangan sekitar 7.000 yard. Persaingan terbuka bagi kategori putra dan putri, dengan sistem cut-off setelah ronde kedua. Selain perebutan gelar individu dan beregu, MAGIC 2026 juga menghadirkan dinamika kompetisi yang menarik melalui hadiah Hole in One dengan total nilai mencapai Rp1 miliar, yang dipertandingkan pada hole par 3 di hari pembuka dan final.
Atmosfer turnamen tidak hanya terbangun dari sisi kompetisi, tetapi juga dari rangkaian kegiatan pendukung seperti ceremonial lunch hingga prize giving ceremony, yang memperkuat nuansa sport tourism dan hospitality khas Sulawesi Selatan. Kategori yang dipertandingkan mencakup Individual Champion dan Team Champion untuk putra dan putri, serta penghargaan hingga posisi Runner-Up 1–6.

Lebih dari sekadar turnamen, MAGIC 2026 diproyeksikan menjadi katalis dalam memperkuat posisi Makassar dan Sulawesi Selatan sebagai destinasi unggulan sport tourism golf di Indonesia. Kombinasi antara kualitas lapangan dan kekayaan budaya lokal menjadi daya tarik tersendiri bagi para peserta internasional.
Sekretaris Jenderal Pengurus Besari Persatuan Golf Indonesia (PB PGI), Suharsono menegaskan pentingnya turnamen ini dalam ekosistem golf nasional. “Turnamen seperti MAGIC 2026 sangat penting bagi perkembangan golf amatir di Indonesia. Selain memberikan kesempatan bagi atlet untuk memperoleh poin World Amateur Golf Ranking, ajang ini juga membuka ruang kompetisi internasional yang sehat bagi pegolf muda Indonesia untuk meningkatkan kualitas permainan mereka,” ujarnya.

Senada dengan itu, Ketua PGI Sulawesi Selatan, Yunan Yunus Kadir, melihat penyelenggaraan ini sebagai langkah strategis dalam mengangkat potensi kawasan timur Indonesia. “Sulawesi Selatan memiliki fasilitas lapangan golf yang sangat kompetitif dan layak menjadi tuan rumah event internasional. MAGIC 2026 akan menjadi panggung penting bagi pegolf nasional maupun internasional untuk merasakan kualitas lapangan serta atmosfer kompetisi di daerah ini,” katanya.
Dengan dukungan berbagai pihak serta karakter lapangan Padivalley Golf Club yang menantang, MAGIC 2026 diharapkan menjadi salah satu turnamen amatir paling prestisius di Asia Tenggara. Untuk menunjang kenyamanan peserta, panitia juga menyediakan fasilitas shuttle bus dari official hotel menuju lapangan sepanjang turnamen berlangsung.
PGI Sulsel turut menggandeng Celebes Golf Club sebagai panitia lokal, memastikan penyelenggaraan berjalan profesional dan berstandar internasional. Informasi lebih lanjut terkait pendaftaran dan detail kompetisi dapat diperoleh melalui panitia resmi MAGIC 2026.
