Kenneth dan Isabella Mendominasi IJG Premier League II di Tengah Cuaca Menantang

4 min read
Social Share

Kenneth Henson Sutianto dan Isabella Sudarmanto menegaskan kualitasnya sebagai dua talenta muda menjanjikan setelah keluar sebagai juara IJG Premier League 2 yang berlangsung di Royale Jakarta Golf Club pada 10–11 April. Turnamen yang sejatinya dirancang dalam format 54 hole itu harus diselesaikan hanya dalam 36 hole akibat cuaca yang kurang bersahabat, dengan putaran final dibatalkan demi keselamatan dan kelayakan lapangan.

Kenneth Henson Sutianto ketika berlaga di  IJG Premier League 2 yang digelar di Royale Jakarta Golf Club pada 10-11 April 2026 / Foto Yongki Hermawan –  Dok. IJG

Kenneth tampil solid untuk mengamankan gelar di kategori putra dengan total skor 146 (70-76). Ia mampu menjaga ritme permainan di tengah tekanan, termasuk mencatatkan tujuh birdie sepanjang turnamen, enam di antaranya lahir pada putaran pertama. Keputusan untuk menggunakan broomstick putter menjadi salah satu faktor pembeda, memberikan stabilitas pada permainan di atas green, sementara pendekatan ke green yang presisi menjaga peluangnya tetap terbuka di banyak hole. Kemenangan ini juga memperpanjang momentum positifnya setelah hasil impresif di awal tahun.

”Saya merasa sangat bangga dengan permainan saya sekarang,” tutur Kenneth usai memastikan kemenangannya. ”Pekan lalu pukulan saya sebenarnya tidak bagus, tapi sejak sampai di Jakarta, entah bagaimana pukulan saya justru terasa sangat bagus.” Keputusannya untuk mengganti putter juga terbukti menjadi salah satu kuncinya. ”Alih-alih menggunakan putter konvensional, saya menggantinya dengan broomstick putter, sehari sebelum turnamen,” lanjutnya. ”Selain itu, pukulan approach saya juga sangat bagus sejak putaran pertama.”

Isabella Sudarmanto tampil mendominasi di ajang IJG Premier League 2 / Foto: Yongki Hermawan –  Dok. IJG

Di sisi lain, Isabella menunjukkan konsistensi yang matang untuk mengunci gelar di kategori putri dengan total 158 (80-78), unggul empat pukulan dari pesaing terdekatnya. Setelah memulai turnamen dengan skor yang belum maksimal, ia mampu melakukan penyesuaian penting di putaran kedua. Permainan yang lebih terkontrol membuatnya tampil lebih efisien, sekaligus memastikan keunggulan yang tidak terkejar hingga akhir kompetisi.

”Meskipun mengalami kesulitan karena lapangan ini panjang, saya masih bisa memenuhi banyak green in regulation meskipun banyak memainkan 3-wood dan hybrid ke green,” tutur Isabella. ”Saya bangga bisa memenangkan turnamen ini karena ini turnamen kedua yang saya menangkan setelah dua minggu lalu juga meraih kemenangan, jadi kedua kemenangan ini memberi poin WAGR buat saya. Rasanya bangga dan senang bisa memenangkan turnamen ini.”

Di luar persaingan Kelas A, partisipasi pegolf dari Kelas B dan C juga menjadi bagian penting dari dinamika turnamen ini. Para pemain di kategori tersebut menunjukkan semangat kompetitif yang tidak kalah kuat, menjadikan setiap putaran sebagai ruang belajar untuk membangun pengalaman bertanding. Paparan terhadap tekanan kompetisi, kondisi lapangan yang menantang, serta standar permainan yang lebih tinggi menjadi fondasi berharga bagi perkembangan mereka. Dalam jangka panjang, pengalaman ini berperan signifikan dalam membentuk kesiapan mental dan teknis, yang akan sangat menentukan perjalanan mereka menuju level kompetisi yang lebih tinggi.

Pegolf junior Amira Permadi tampil penuh semangat di IJG Premier League 2 / Foto: Yongki Hermawan –  Dok. IJG

IJG Premier League 2 kembali memperlihatkan peran strategisnya sebagai arena pembinaan kompetitif bagi pegolf junior Indonesia. Dalam kondisi lapangan yang menuntut adaptasi cepat, Kenneth dan Isabella tidak hanya menunjukkan ketahanan teknis, tetapi juga kematangan dalam pengambilan keputusan—dua aspek krusial yang menjadi fondasi bagi transisi ke level yang lebih tinggi.

Hasil akhir Indonesian Junior Golf Premier League 2:

Top-5 Boys A

146 – Kenneth Henson Sutianto 70-76

150 – William Justin Wijaya 74-76

156 – Kifata Aftar 75-81

158 – Javeed Abdel Rauf 81-77

163 – Michael Ethan Subandono 83-80

 

Top-5 Boys B

155 – Chen Lixuan (CHN) 79-76

162 – Abraraza Adriano Musyanif 81-81

169 – Arhata Malik 86-83

171 – Dharma Ariasatya Prasetio 88-83, Reicher Santoso 86-85

Top-5 Girls A

158 – Isabella Sudarmanto 80-78

162 – Catherine Chloe Hartono 79-83

163 – Anna Grace Sunarno 79-84

165 – Phoebe Gani 83-82

166 – Maureen Shavelle Yose 85-81

 

Girls B

174 – Edeline Tio 91-83, Elevania Nurfasha 88-86

186 – Gabriella Naulibasa Napitupulu 95-91

210 – Mecca Hagar Zulkarnain 109-101

Girls C

165 – Amira Ajda Khairunnisa Permadi 81-84

213 – Airi Aleysia 106-107

222 – Giovanni Namora Napitupulu 118-104

242 – Azzalea Aria Putri 120-122

You May Also Like

More From Author