Xu Memimpin, Dua Tim Kuasai Puncak Pro-Am

Persaingan The Indonesia Pro-Am presented by Combiphar & Nomura 2026 memasuki babak penentuan setelah putaran kedua digelar di West dan East Course, Gunung Geulis Country Club, Bogor, Kamis (20/8). Di nomor individual, pegolf China Andy Xu tampil sebagai pemimpin klasemen. Sementara pada kompetisi beregu Pro-Am, dua pasangan Thailand-Indonesia berbagi posisi teratas.

Xu menjadi salah satu pemain paling menonjol pada putaran kedua setelah mencatat 64 atau tujuh-under par di West Course. Skor tersebut mengantarnya ke total 130 atau 12-under par, sekaligus menempatkannya satu pukulan di depan Khavish Varadan dari Malaysia dan Darcy Brereton dari Australia yang sama-sama mengoleksi 11-under.

Pegolf berusia 24 tahun yang mulai berstatus profesional pada 2024 itu tampil cukup efektif di tengah karakter green Gunung Geulis yang menuntut kontrol kecepatan dan kesabaran. Xu mengaku masih melakukan dua kali three-putt, tetapi mampu menjaga permainan tetap stabil dengan memanfaatkan peluang yang tersedia.

“Saya bermain di West Course hari ini. Kondisinya memang tidak mudah. Ada banyak kesempatan untuk birdie, tetapi green-nya cukup sulit. Saya melakukan dua kali three-putt, tetapi tetap menjaga permainan, memasukkan banyak putt dan mendapatkan speed yang tepat.”

Menurut Xu, pendekatan sederhana menjadi kunci.

“Hal utamanya adalah jangan terlalu agresif dan tetap menjaga kecepatan. Putt downhill sangat licin dan sangat mudah membuat three-putt. Saya hanya berusaha melakukan yang terbaik di setiap pukulan dan tidak terlalu memikirkan skor.”

Performa tersebut juga menjadi perkembangan positif bagi Xu yang sedang menjalani musim pertamanya di Asian Tour dan Asian Development Tour (ADT), setelah sebelumnya bermain di PGA Tour of Australasia. Ia memilih menjadikan setiap turnamen sebagai bagian dari proses membangun permainan, tanpa memasang target posisi tertentu.

“Saya hanya ingin terus berkembang di setiap turnamen. Saya tidak menetapkan target skor atau posisi tertentu. Saya berusaha memperbaiki permainan sampai siap tampil lebih baik di level ini.”

Kevin C. Akbar membawa asa bagi tuan rumah di putaran final yang digelar Jumat, 21 Agustus 2026 / Credit Yulius Martinus – TIPA

Peluang Xu untuk meraih kemenangan pertamanya sejak masa kuliah kini terbuka, tetapi persaingan masih sangat rapat. Nitithorn Thippong dari Thailand dan pegolf tuan rumah Kevin C. Akbar berada di posisi keempat dengan 10-under.

Bagi Kevin, posisi tersebut sekaligus membuka peluang untuk mengulang pencapaiannya pada 2023, ketika ia meraih gelar juara The Indonesia Pro-Am dalam debutnya di turnamen ini.

Pegolf muda Amadeus Christian tampil apik di babak kedua The Indonesia Pro-Am / Credit Yulius Martinus – TIPA

Selain Kevin, dua pegolf Indonesia lainnya juga berhasil melewati cut, yakni rookie profesional Amadeus Christian Sutanto dan Peter Gunawan. Amadeus, yang akrab disapa Yoyo, mengumpulkan total 136 atau enam-under, sedangkan Peter berada tepat di batas cut dengan tiga-under. Bagi Yoyo, lolos ke putaran final menjadi catatan penting dalam musim rookie sekaligus debutnya di Asian Development Tour.

Peter Gunawan melaju ke babak final setelah menuntaskan di hari kedua The Indonesia Pro-Am / Credit Yulius Martinus – TIPA

Dua Tim Berbagi Puncak

Sementara persaingan individual menempatkan Xu di posisi teratas, kompetisi Pro-Am menghadirkan cerita berbeda. Dua pasangan Thailand-Indonesia memimpin klasemen beregu dengan skor total 119.

Parathakorn Suyasri (THA) / Luke Evan Moore (INA) (am.) / Credit-Faizal-Rachman-TIPA.jpg

Parathakorn Suyasri bersama Luke Evan Moore dan Waris Manthorn bersama Steven Dirga Setya sama-sama mengumpulkan 119. Mereka hanya unggul satu pukulan atas tiga pasangan yang berada di posisi berikutnya dengan skor 120, yaitu Khavish Varadan/Yosia Raja Simarmata, Michele Ortolani/Maureen Shavelle Yose, serta Jazz Janewattananond/Matthew Wanandi.

Sebanyak 20 tim memastikan tempat di putaran final setelah batas cut ditetapkan pada skor 125. Kompetisi beregu ini menjadi bagian penting dari karakter The Indonesia Pro-Am, yang memadukan persaingan profesional dengan partisipasi pegolf amatir dalam satu format permainan.

Final Menanti di West Course

Putaran final akan berlangsung Jumat (21/8) dan kembali dimainkan di West Course Gunung Geulis. Xu hanya memiliki keunggulan satu pukulan, sementara lima pemain teratas masih berada dalam jarak dua pukulan.

Dengan kondisi tersebut, setiap pukulan akan memiliki arti penting. Xu harus mempertahankan konsistensi, sementara Varadan, Brereton, Thippong, dan Kevin masih memiliki ruang untuk mengejar. Di nomor beregu, selisih yang sama tipisnya membuat persaingan menuju gelar Pro-Am juga masih terbuka.

The Indonesia Pro-Am tahun ini memasuki penyelenggaraan keempat sebagai salah satu ajang yang mempertemukan pegolf profesional dan amatir dalam suasana kompetitif namun tetap mengedepankan semangat kebersamaan khas turnamen Pro-Am.