Pegolf Indonesia Dominasi Menpora–PAGI International Junior Golf Championship 2026

Pegolf Indonesia mendominasi sejumlah divisi dalam 5th Menpora–PAGI International Junior Golf Championship 2026 di Emeralda Golf Club. Eugene E. Tanyongjaya menjadi yang terbaik dengan skor sembilan di bawah par (-9), sementara pegolf Thailand, Supapit Pruksanubal, berhasil memenangi divisi putri secara keseluruhan, dengan skor dua di atas par (+2). Indonesia juga berjaya di Divisi A Boys dan A Girls serta menyapu bersih podium Divisi B Boys.

Eugene membukukan total 207 pukulan (71-67-69) dalam tiga putaran. Setelah mengambil alih pimpinan leaderboard pada putaran kedua, ia menutup babak final dengan enam birdie dan tiga bogey atau skor 69. Sepanjang turnamen, Eugene mencatat 19 birdie dan 10 bogey.

Tampil apik di dua ronde, Eugene E. Tanyongjaya mampu merebut leaderboard sekaligus menjuarai The 5th Menpora – PAGI IJC / Foto: Puji Santoso

“Saya mengikuti turnamen ini tanpa ekspektasi sama sekali. Jadi, yang penting bermain saja dan berusaha sebaik mungkin. Puji Tuhan, saya bisa membawa pulang trofinya,” kata Eugene.

Keakraban dengan Emeralda Golf Club turut membantunya, meski ia terakhir bermain di sana lebih dari setahun lalu. Namun, Eugene menilai kunci penampilannya adalah kemampuan menjaga fokus, terutama saat putting.

“Sebelum melakukan putting, saya fokus untuk berusaha sebaik mungkin dan tidak banyak berpikir. Saya rasa hal itu sangat membantu putting saya minggu ini,” ujarnya.

Prinsip stay patient, stay in the moment, just play shot by shot ia pegang hingga babak final, termasuk saat mencatat birdie di hole 17. Eugene mengaku tidak memperkirakan birdie tersebut, tetapi tetap berfokus pada setiap pukulan tanpa memikirkan posisi pesaing.

skor 9 di bawah par membawa Eugene E. Tanyongjaya menjuarai The 5th Menpora – PAGI IJC / Foto; Samuel Media PBGI

Ia menilai penampilannya berada di angka empat dari skala lima. Setelah kemenangan ini, Eugene ingin meningkatkan kemampuan teknis dan kondisi fisiknya, sekaligus mengejar ketertinggalan pelajaran sekolah akibat kesibukannya mengikuti kegiatan tim nasional, termasuk Nomura Cup dan Lion City Cup.

Pegolf muda Asyrafa Danish tampil impresif di babak penentuan The 5th Menpora – PAGI IJC / Foto: Puji Santoso

Di Divisi A Boys, Asyrafa Danish menempati posisi kedua bersama pegolf Vietnam dengan skor enam di bawah par (-6), terpaut tiga pukulan dari Eugene. Sementara itu, Noah Hartono memimpin Divisi B Boys, diikuti oleh Fadhlan Azzam dan Jeremiah Alesandro. Ketiganya memastikan seluruh podium divisi tersebut menjadi milik Indonesia.

Supapit Raih Kemenangan Internasional Pertama di Luar Thailand

Supapit Pruksanubal meraih gelar juara setelah mencatat 218 pukulan (73-73-72) atau dua di atas par (+2). Kemenangan ini menjadi gelar pertamanya dalam turnamen di luar Thailand.

“Saya sangat senang bisa menang di sini. Awalnya, saya tidak berpikir akan menang karena banyak pemain bagus yang ikut bertanding. Ketika akhirnya berhasil, saya benar-benar bahagia,” kata Supapit.

Akurasi iron dan wedge menjadi salah satu kunci permainannya karena membantu menempatkan bola lebih dekat ke pin. Dalam tiga putaran, Supapit mencatat 10 birdie, enam bogey, dan tiga double bogey. Pada babak final, ia membukukan satu eagle dan satu birdie, disertai satu bogey dan satu double bogey, untuk menutup putaran dengan skor 72 atau even par.

Kemenangan di The 5th Menpora – PAGI IJC merupakan kemenangan internasional perdana bagi pegolf Thailand, Supapit Pruksanubal / Foto: Samuel Media PBPGI

Supapit mengaku sempat gugup saat menghadapi putt pendek yang berpotensi menentukan hasil akhir. Namun, pengalaman bermain dalam cuaca panas membantunya beradaptasi dengan kondisi Emeralda Golf Club. Menurutnya, tantangan utama lapangan terletak pada fairway yang berbukit dan sempit serta green dengan kontur miring.

“Saya menyukai tantangan lapangan ini. Fairway-nya berbukit dan sangat sempit, sehingga sulit menempatkan bola di fairway. Green-nya juga memiliki banyak kemiringan,” ujarnya.

Kemenangan tersebut membuat Supapit menetapkan target lebih tinggi untuk turnamen berikutnya. Pelajaran terpenting yang ia bawa adalah menjaga semangat hingga putaran terakhir.

“Jangan pernah menyerah sampai hari terakhir karena kita tidak pernah tahu apa yang akan terjadi,” kata Supapit.

Abigail Rhea Pimpin A Girls

Di Divisi A Girls, pegolf Indonesia Abigail Rhea menjadi yang terbaik dengan skor enam di atas par (+6), unggul tujuh pukulan atas wakil Singapura, Passion Hsu, yang finis dengan skor +13.

Abigail Rhea ketika bertanding di babak final The 5th Menpora – PAGI IJC / Foto: Puji Santoso

Sementara itu, Divisi B Girls dikuasai Thailand. Supapit memimpin klasemen, diikuti rekan senegaranya, Boonyapat Srisomboon. Pegolf Indonesia Amira Permadi dan Laetitia Isabelle Suhartono masing-masing menempati posisi ketiga dan keempat.

Hasil kejuaraan di Emeralda Golf Club menunjukkan daya saing pegolf junior Indonesia di berbagai divisi, sekaligus menegaskan ketatnya persaingan dengan Thailand dan negara peserta lainnya.