Yudiansyah Menang Playoff, ASABA Satukan Regular Pro dan Senior Pro

Tiga pegolf berdiri dengan peluang yang sama setelah putaran reguler ASABA Indonesia Senior & Regular Pro Golf Tournament Series 5 berakhir. Yudiansyah, Robby Sugara, dan Alfred Raja Sitohang sama-sama mencatat 2-under-par 70 di Halim Golf Course (30/9). Tidak ada yang bisa memisahkan mereka lewat 18 hole.

Gelar harus ditentukan melalui playoff.

Di fase penentuan inilah pertandingan berubah. Robby Sugara memiliki pukulan yang lebih jauh, sementara Yudiansyah berada di belakangnya. Alfred Sitohang juga masih berada dalam persaingan. Namun, ketika kesempatan menentukan datang, Yudiansyah mampu menjaga permainan tetap aman.

Robby yang sebelumnya berada dalam posisi menguntungkan justru harus menghadapi tekanan di green. Tiga putt membuatnya mencatat bogey, sementara Yudiansyah menyelesaikan hole dengan par. Selisih satu pukulan itu cukup untuk mengantarkan Yudiansyah menjadi juara.

Babak final ASABA Indonesia Senior & Regular Pro Golf Tournament Series 5 ditutup dengan playoff antara Alfred Sitohang (kanan), Robby Sugara (tengah), dan Yudiansyah (kiri). Digelar di Hole 18 Halim Golf Course, Yudiansyah akhirnya menjuarai event ini / Foto: Yongki Hermawan

“Memang sangat dramatis dan seru. Pak Robi pukulannya paling bagus dan paling jauh. Pak Yudi ada di belakangnya, tapi Pak Yudi on. Ternyata Pak Robi tiga putt sehingga bogey, sementara Pak Yudi par,” ujar Januar Ramli, perwakilan ASABA yang menyaksikan dari pinggir green.

Bagi Yudiansyah, kesempatan bermain dalam playoff tiga pemain sekaligus untuk merebut gelar menjadi momen yang tidak datang setiap saat.

“Playoff bertiga seperti ini kapan lagi bisa kita rasakan? Apalagi ketika akhirnya bisa menjadi juara. Alhamdulillah, hari ini saya bisa juara,” ujar Yudiansyah.

Ia juga menyebut kemenangan tersebut sebagai rezeki dan menyampaikan apresiasi kepada ASABA serta para sponsor yang mendukung turnamen.


“Ini rezeki. Alhamdulillah bisa menang di playoff. Kita bersyukur. Terima kasih buat semua sponsor dan ASABA.”

Sementara, pegolf senior profesional Martubi berhasil memuncaki turnamen ini.

Pegolf senior profesional Martubi berhasil memenangi ASABA Indonesia Senior & Regular Pro Golf Tournament Series 5 yang digelar di Halim Golf Course (30/9) / Foto: Yongki Hermawan

Regular Pro dan Senior Pro dalam Satu Kompetisi

Selain persaingan di papan atas, ASABA Series 5 memiliki catatan tersendiri karena memperkenalkan format yang berbeda dari empat edisi sebelumnya. Jika sebelumnya turnamen pro ASABA khusus mempertandingkan Senior Pro, kali ini Regular Pro dan Senior Pro tampil dalam satu kompetisi.

Perubahan tersebut menghadirkan dinamika baru. Pegolf dari dua kelompok tidak hanya berkompetisi di lapangan yang sama, tetapi juga memiliki kesempatan untuk saling bertemu dan berinteraksi sepanjang turnamen.

Menurut Fuji, format baru tersebut mendapat respons positif dari para peserta.

“Kami mencoba menggabungkan Regular Pro dan Senior Pro. Ternyata hasilnya sangat memuaskan. Mereka bisa berbaur, bermain bersama, berkompetisi bersama, dan atmosfernya sangat luar biasa.” ungkap Fujiyanto Wongsugoro.

Bagi ASABA, kompetisi menjadi salah satu cara untuk mempertemukan komunitas golf profesional dalam suasana yang lebih luas. Dukungan sponsor juga menjadi bagian penting dari keberlangsungan kegiatan tersebut.

Menjaga Kompetisi Tetap Berjalan

Fuji melihat hubungan dengan komunitas pegolf dan sponsor sebagai bagian dari ekosistem yang saling mendukung. Bukan hanya untuk memastikan turnamen dapat berlangsung, tetapi juga untuk membuka ruang bagi ASABA untuk terus menjalankan kegiatan bisnis sekaligus berbagi dengan lingkungan di sekitarnya.

“Dari sisi bisnis, kami optimistis. Kami percaya dengan adanya perkumpulan seperti teman-teman Senior Pro dan Regular Pro, mereka juga selalu mendoakan para sponsor agar kami terus bisa berbisnis dengan baik, menghasilkan yang lebih baik, dan kami bisa berbagi kepada teman-teman yang membutuhkan,” kata Fuji.

Sukses digelar, ASABA Indonesia Senior & Regular Pro Golf Tournament akan kembali digelar tahun depan / Foto: Yongki Hermawan

ASABA masih memiliki satu turnamen lagi pada akhir tahun, sehingga rangkaian kompetisi tahun ini belum selesai. Sementara itu, di belakang tiga pemain yang harus menyelesaikan pertandingan melalui playoff, Rokhib R, George Aditya Gandranata, Indra Hermawan, dan Benny Kasiadi berbagi posisi T4 dengan skor even par 72. Rizchy berada di posisi kedelapan dengan 73 pukulan.

Gelar ASABA Series 5 ditentukan oleh satu momen sederhana dalam playoff yang dramatis: ketika Robby kehilangan satu pukulan di green dan Yudiansyah mampu mempertahankan par. Dari skor yang sama setelah 18 hole, perbedaannya akhirnya hanya satu pukulan dan cukup untuk membawa Yudiansyah pulang sebagai juara.