Untuk pertama kalinya dalam sejarah penyelenggaraan Mandiri Ciputra Golfpreneur Junior World Championship, Indonesia menyandingkan predikat Best Gross Overall Putra dan Putri berkat penampilan memukau Rayhan Abdul Latief dan Elaine Widjaja.
Kedua pegolf yang sama-sama berusia 17 tahun ini menuntaskan dominasi mereka dengan menjadi yang terbaik di kategori masing-masing.
Mengawali putaran final di Damai Indah Golf, PIK Course dengan keunggulan tujuh stroke dari para pesaingnya, baik Rayhan maupun Elaine menampilkan permainan yang menunjukkan kelas mereka sepanjang 18 hole terakhir hari ini.
Meskipun akhirnya meraih bogey pertamanya di hole 13, Elaine berhasil memperkukuh posisinya dengan mencatatkan birdie keduanya dari hole 12 dan menutup putaran final dengan skor 1-under 71 dan skor total 10-under 206. Ia berhasil unggul delapan stroke dari pegolf No.75 Dunia Savannah de Bock asal Belgia.
”Saya merasa sangat gugup. Entah kenapa tangan saya juga terasa lebih tegang, padahal saya unggul banyak, tapi saya memang menghadapi putt terakhir, lalu banyak yang menonton juga,” ujar pegolf yang bergabung dengan Ciputra Golfpreneur Foundation (CGF) sejak 2022 ini.
”Menurut saya, kemenangan ini menjadi salah satu cara membayar kepercayaan CGF yang telah memberi fasilitas kepada saya selama ini.” Ungkap Elaine
Rasa syukur yang sama juga diutarakan oleh Rayhan, yang membalas kekecewaannya yang gagal meraih prestasi maksimal pada edisi 2023 lalu.
Tiga birdie dari hole 6, 8, dan 13 kian menjamin kemenangan dan dominasinya sejak hari pertama. Meskipun harus mengakhiri putaran final dengan bogey di hole 14 dan 18, skor total 11-under 205 sudah cukup memberinya kemenangan delapan stroke dari pegolf Jepang Satoshi Nakano
”Alhamdulilah, saya bisa bermain lebih lepas pada turnamen ini, selain itu bisa lebih menikmatinya juga. Saya pikir itu salah satu alasan mengapa saya bisa mendapatkan prestasi kali ini,” tutur pegolf yang menjadi bagian dari keluarga CGF sejak tahun 2021 ini. ”Saya ingin mendedikasikan kemenangan ini kepada almarhum papa saya. Saya senang dengan prestasi ini, tapi juga sedih karena beliau tidak bisa menemani saya.
”Saya juga bersyukur untuk dukungan yang diberikan CGF sehingga bisa berprestasi pada pekan ini.” Tambah Rayhan
Kemenangan ini menjadikan Elaine sebagai pegolf Indonesia pertama yang menjuarai Mandiri Ciputra Golfpreneur Junior World Championship sejak Rivani Adelia Sihotang pada tahun 2014.
Adapun Rayhan menjadi pegolf Indonesia kelima yang memenangan ajang ini setelah Jovi Ocvandio Panggabean (2010), Jordan Surya Irawan (2011), Joshua Andrew Wirawan (2012), dan Kentaro Nanayama (2019). Selain memenangkan kategori individu, Indonesia juga mempersembahkan trofi kategori beregu. Kombinasi Rayhan dan William Justin menempatkan Tim Indonesia 1 bermain tiga stroke lebih baik daripada Satoshi Nakano dan Kinjiro Kato yang mengumpulkan skor total 432. Tim Indonesia 2 yang beranggotakan Jordan Surya Marcello dan Asyrafa Danish Suryanto menempati posisi ketiga dengan skor total 442