Indonesia kembali memperoleh kepercayaan penting di panggung golf internasional setelah resmi ditunjuk sebagai tuan rumah APGC Mid-Amateur Championship 2026. Kejuaraan amatir bergengsi yang berada di bawah naungan Asia-Pacific Golf Confederation (APGC) tersebut akan berlangsung pada 23–25 Juni 2026 di East Course, Gunung Geulis Country Club, Bogor, Jawa Barat. Turnamen ini menjadi salah satu agenda penting kalender golf Asia-Pasifik dan diharapkan semakin memperkuat posisi Indonesia sebagai destinasi penyelenggaraan kejuaraan golf bertaraf internasional.

Sebagai satu-satunya ajang resmi APGC untuk kategori mid-amateur, kejuaraan ini diperuntukkan bagi pegolf amatir berusia 25 tahun ke atas yang telah memiliki pengalaman kompetitif. Berbeda dengan turnamen amatir pada umumnya, kategori mid-amateur menuntut kombinasi kemampuan teknis, strategi permainan, ketahanan mental, serta pemahaman membaca kontur lapangan yang lebih matang. Untuk menjaga kualitas persaingan, peserta diwajibkan memiliki handicap maksimal 8,0 berdasarkan sistem World Handicap System (WHS).
General Manager APGC, Nick Shan, menyampaikan apresiasinya atas kesiapan Indonesia dalam menyelenggarakan ajang regional tersebut. Menurutnya, perkembangan fasilitas golf dan infrastruktur pendukung di kawasan Gunung Geulis dalam beberapa tahun terakhir menjadi salah satu faktor utama yang mendukung terpilihnya Indonesia sebagai tuan rumah. “Atas nama Asia-Pacific Golf Confederation (APGC), kami sangat berterima kasih kepada Persatuan Golf Indonesia (PGI) sebagai anggota kami yang telah menjamu tim untuk kejuaraan APGC Mid-Amateur ini. Datang ke Indonesia yang memiliki banyak fasilitas luar biasa, kami juga berterima kasih kepada Gunung Geulis karena telah membuka rumah mereka untuk kami. Pembangunan di sekitar Gunung Geulis selama lima tahun terakhir ini tumbuh secara drastis dan mempromosikan golf sebagai gaya hidup di area ini. Kami juga berterima kasih kepada seluruh tim lokal yang beberapa minggu lalu sukses menyajikan kejuaraan Queen Sirikit Cup, dan kini kami menantikan kejuaraan luar biasa lainnya di sini,” ujar Nick Shan.

Kepercayaan dari APGC tersebut disambut positif oleh Persatuan Golf Indonesia. Sekretaris Jenderal PB PGI, Suharsono, menilai penyelenggaraan APGC Mid-Amateur Championship 2026 bukan hanya menjadi kehormatan bagi Indonesia, tetapi juga kesempatan untuk memperkuat kontribusi golf nasional dalam pengembangan olahraga di kawasan. “Turnamen ini menjadi wadah kompetisi penting bagi para pemain yang telah memiliki pengalaman serta prestasi di tingkat nasional maupun internasional. Selain menjadi sarana mempererat hubungan diplomasi antarnegara melalui olahraga, ajang ini diharapkan memberikan kontribusi nyata terhadap pengembangan golf amatir serta ekosistem sport industry di tanah air. Ini adalah kesempatan baik untuk memperkenalkan Indonesia sebagai destinasi golf bertaraf internasional yang memiliki fasilitas, lapangan, serta manajemen penyelenggaraan berstandar dunia,” kata Suharsono.
Dari sisi kompetisi, APGC Mid-Amateur Championship 2026 akan mempertandingkan kategori individu dan beregu. Tournament Director Eddy Putra menjelaskan bahwa nomor individu dimainkan dalam format 54-hole stroke play selama tiga hari berturut-turut. Jika terjadi hasil imbang untuk posisi juara, penentuan pemenang akan dilakukan melalui sistem sudden death playoff, sementara posisi lainnya ditentukan menggunakan metode countback sesuai regulasi teknis yang berlaku. Untuk kategori beregu putra (Men’s Team), setiap negara wajib mengirimkan minimal dua dan maksimal tiga pemain, dengan dua skor terbaik setiap hari dihitung sebagai skor tim. Menariknya, edisi tahun ini juga memperkenalkan perpetual trophy khusus kategori beregu sebagai simbol prestise baru dalam kejuaraan tersebut.
Ketua Panitia, Buddy Mangundap, mengungkapkan bahwa hingga saat ini APGC Mid-Amateur Championship 2026 telah menarik minat sekitar 60 peserta dari sembilan negara Asia-Pasifik. Seluruh persiapan operasional terus dimatangkan agar penyelenggaraan berjalan sesuai standar internasional. “Sampai saat ini, APGC Mid-Amateur Championship 2026 telah diikuti oleh sekitar 60 peserta yang berasal dari 9 negara di Asia-Pasifik. Panitia bersama seluruh pemangku kepentingan telah melakukan koordinasi mendalam untuk memastikan aspek operasional berjalan lancar. Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh sponsor, mitra kerja, pemerintah, federasi golf, relawan, serta rekan media atas dukungan penuh yang diberikan,” ungkap Buddy.
Rangkaian kegiatan akan dimulai pada 22 Juni 2026 dengan upacara pembukaan resmi dan sesi latihan, sebelum para peserta memasuki tiga putaran kompetisi utama pada 23–25 Juni. Di sisi lain, Gunung Geulis Country Club juga menegaskan komitmennya untuk menghadirkan kondisi lapangan terbaik bagi seluruh peserta. “Atas nama Gunung Geulis Country Club, kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang tulus kepada Asia-Pacific Golf Federation (APGC) atas kepercayaan yang diberikan kepada kami sebagai bagian dari event ini. Ini merupakan kehormatan sekaligus kebanggaan tersendiri bagi kami untuk menjadi bagian dari ajang bergengsi ini, serta berkontribusi dalam perkembangan golf amatir di kawasan Asia-Pasifik,” ujar Lina Mongan, Manager Marketing Gunung Geulis Country Club.
Dengan dukungan APGC, PGI, serta Gunung Geulis Country Club, penyelenggaraan APGC Mid-Amateur Championship 2026 diharapkan tidak hanya menghadirkan persaingan berkualitas di lapangan, tetapi juga memperkuat reputasi Indonesia sebagai salah satu pusat perkembangan golf amatir dan destinasi sport tourism unggulan di kawasan Asia-Pasifik.
