Jennifer Quinn Effendi Buka Kartini Cup dengan -5, Indonesia Tempel Thailand

Jennifer Quinn Effendi langsung mencuri perhatian di Kartini Cup pada 63rd Southeast Asian Amateur Golf Team Championship 2026 dengan mencatat skor 5-under-par (-5) pada putaran pertama (15/9). Hasil itu menempatkannya di posisi T3 klasemen individual sekaligus membantu Indonesia membuka persaingan beregu putri dari posisi kedua, tepat di belakang Thailand.

Maureen S. Yose tampil cukup impresif di babak pertama 63rd Southeast Asian Amateur Golf Team Championship 2026. Di kategori individu, Ia sukses mencetak skor -1 untuk berada di posisi T7. / Foto: DOk. Yongki Hermawan

Jennifer tampil sebagai bagian dari trio Indonesia bersama Maureen Shavelle Yose dan Abigail Rhea. Ketiganya membawa kepentingan Indonesia dalam persaingan beregu putri, dan hasil putaran pertama menempatkan Indonesia di posisi kedua, tepat di belakang Thailand. Posisi tersebut memberikan awal yang positif bagi tim Indonesia dalam upaya bersaing di Kartini Cup.

Di papan individual, posisi Jennifer menunjukkan persaingan yang cukup ketat sejak ronde pembuka. Dengan skor 5-under-par, ia hanya berada di belakang dua pemain Thailand yang menempati posisi teratas. Karena turnamen masih menyisakan tiga putaran, posisi tersebut belum memberikan gambaran akhir mengenai perebutan gelar.

Wakil Indonesia untuk Kartini Cup Abigail Rhea juga tampil cukup impresif di babak pertama 63rd Southeast Asian Amateur Golf Team Championship 2026 / Foto: Dok. Media PB PGI

Bagi Indonesia, performa Jennifer juga menjadi bagian dari hasil tim pada hari pertama. Bersama Maureen dan Abigail, ia akan kembali memainkan perannya pada putaran berikutnya, ketika Indonesia berusaha mempertahankan posisi di kelompok teratas dan terus mendekati Thailand dalam klasemen beregu.

Putaran pertama memang baru menjadi awal, tetapi -5 Jennifer dan posisi kedua Indonesia memberikan fondasi yang cukup kuat untuk memasuki ronde berikutnya. Perhatian kini beralih pada bagaimana trio Indonesia menjaga performa ketika persaingan Kartini Cup berlanjut.