144 pegolf meriahkan turnamen yang digelar di Sedayu Indo Golf. Pada acara ini, Kadin Indonesia Golf Club membentuk 15 chapter dan menyiapkan empat program utama untuk memperkuat jejaring bisnis serta mengoordinasikan kegiatan golf di lingkungan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia. Rencana tersebut disampaikan dalam Kadin Open Golf Tournament 2026 di Sedayu Indo Golf, Jakarta, Minggu (25/10/2026), Event ini juga merupakan bagian dari rangkaian Rapimnas Kadin 2026 serta peringatan 58 tahun Kadin Indonesia.

Ketua Umum Kadin Indonesia, Anindya Novyan Bakrie, mengapresiasi perkembangan Kadin Indonesia Golf Club yang telah menjangkau 15 provinsi. Ia menegaskan bahwa klub tersebut merupakan badan di dalam organisasi Kadin, bukan sekadar perkumpulan.
Dalam sambutannya, Anindya juga menekankan pentingnya menjaga nilai persaudaraan sebagai fondasi organisasi.
“Esensi Kadin adalah paguyuban. Lebih dari sekadar organisasi, Kadin dibangun atas dasar persaudaraan yang diwariskan oleh para ketua umum dan senior kita terdahulu. Ketika kita bisa berkumpul dalam suasana seperti ini, kebersamaan dan hubungan kekeluargaan semakin erat. Inilah yang menjadi kekuatan Kadin,” ujarnya.

Anindya turut mengingatkan pentingnya Rapimnas Kadin 2026 sebagai momentum untuk menyampaikan aspirasi dunia usaha kepada pemerintah. Menurutnya, masukan yang dibutuhkan tidak hanya berupa rekomendasi kebijakan, tetapi juga gambaran nyata mengenai kondisi pelaku usaha di lapangan, terutama di tengah dinamika geopolitik dan tantangan ekonomi.
Empat Program Pengembangan Kadin Indonesia Golf Club
Ketua Umum Kadin Indonesia Golf Club, MA Pahlevi Pangerang, menjelaskan bahwa kepengurusan baru klub diarahkan untuk menjadikan golf sebagai sarana mempererat hubungan antarpelaku usaha sekaligus membangun jaringan bisnis yang lebih luas, baik di tingkat nasional maupun internasional.
“Melalui golf, kami ingin memperkuat kebersamaan keluarga besar Kadin sekaligus membangun jejaring usaha nasional dan internasional. Kami juga menyiapkan program tahunan yang melibatkan asosiasi dan Kadin daerah agar kolaborasi dunia usaha dapat berkembang lebih luas,” kata Pahlevi.
Salah satu langkah yang disiapkan adalah pembentukan 15 chapter yang melibatkan asosiasi dan Kadin daerah. Jaringan ini diharapkan menjadi fondasi penyusunan kalender kegiatan golf selama satu tahun, sehingga aktivitas klub dapat berlangsung lebih terstruktur dan berkesinambungan.

Pahlevi memaparkan empat program utama yang akan dikembangkan. Pertama, pembentukan sistem keanggotaan atau membership untuk mendukung kegiatan golf bersama secara rutin setiap bulan. Program ini diharapkan meningkatkan intensitas interaksi dan mempererat hubungan antarpelaku usaha.
Kedua, penyelenggaraan Golf Series di sejumlah wilayah, termasuk Kalimantan dan Sumatera. Dengan perkiraan lima hingga enam seri dalam setahun, program ini dirancang untuk melibatkan Kadin daerah dan memperluas jangkauan kegiatan golf nasional.
Ketiga, pengembangan special event yang mencakup turnamen bersama kedutaan dan komunitas ekspatriat, kegiatan amal atau charity golf, serta aktivitas yang melibatkan instansi pemerintahan. Program ini juga diarahkan untuk mengakomodasi kegiatan golf yang telah berjalan di berbagai komunitas dan organisasi.

Keempat, Kadin Open Golf Tournament akan dijadikan agenda tahunan dalam rangka memperingati hari jadi Kadin Indonesia. Setiap edisi akan mengangkat tema daerah yang berbeda dengan memasukkan unsur budaya dan tradisi Nusantara.
Tahun ini, tema “Nature of Kalimantan” dipilih untuk mengangkat identitas Borneo. Nuansa budaya Kalimantan turut hadir melalui pertunjukan tari tradisional dalam rangkaian acara. Untuk penyelenggaraan berikutnya, wilayah seperti Sulawesi atau Sumatera dipertimbangkan menjadi tema, sehingga setiap turnamen memiliki karakter budaya yang berbeda.
Golf sebagai Sarana Kolaborasi Dunia Usaha
Ketua Pelaksana Kadin Open Golf Tournament 2026, Hilda Kusuma Dewi, mengatakan turnamen ini dirancang untuk mempererat silaturahmi keluarga besar Kadin Indonesia, yang meliputi pengurus pusat dan daerah, asosiasi, himpunan, mitra, serta sponsor.
“Turnamen ini diselenggarakan untuk mempererat tali silaturahmi keluarga besar Kadin Indonesia melalui olahraga yang menjunjung tinggi sportivitas. Lebih dari sekadar kompetisi, golf menjadi sarana untuk membangun jejaring usaha dan membuka peluang kerja sama yang lebih luas,” ujar Hilda.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara Kadin dan seluruh pemangku kepentingan dunia usaha untuk mendukung pertumbuhan ekonomi nasional, termasuk melalui penguatan investasi, inovasi, penciptaan lapangan kerja, dan perluasan kesempatan usaha.
Kadin Open Golf Tournament 2026 merupakan bagian dari rangkaian kegiatan menuju Rapimnas Kadin 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 28–30 Oktober di Jakarta. Forum tersebut menjadi momentum bagi Kadin untuk menghimpun masukan dari pelaku usaha dan menyampaikan aspirasi dunia usaha kepada pemerintah.
Firza Raih Lexus lewat Hole-in-One
Dari sisi kompetisi, turnamen yang diikuti 144 pegolf ini menghadirkan hadiah hole-in-one berupa mobil Lexus, BYD dari Haka, dan BMW X1 sDrive18i. Salah satu momen penting terjadi ketika Firza berhasil mencetak hole-in-one di hole 16 dan membawa pulang mobil Lexus.
Keberhasilan tersebut menjadi sorotan turnamen sekaligus menambah antusiasme peserta dalam memburu pukulan sempurna di lubang-lubang yang telah ditentukan. Acara juga dimeriahkan oleh penampilan Ajak Moluccan Soul serta pembagian berbagai hadiah doorprize dan lucky draw.

Penyelenggaraan turnamen mendapat dukungan dari sejumlah kelompok usaha dan perusahaan nasional, di antaranya Sinarmas, Lippo Group, Bakrie Center Foundation, Astra, Triputra Agro Persada, BRI, Bank Mandiri, BNI, BSI, BTN, dan PLN, serta sponsor lainnya.

Melalui pengembangan chapter, kegiatan rutin, Golf Series, special event, dan turnamen tahunan, Kadin Indonesia Golf Club menargetkan terbentuknya ekosistem golf yang lebih terorganisasi di lingkungan Kadin. Upaya ini sekaligus diarahkan untuk memperkuat hubungan antarpelaku usaha dan membuka peluang kolaborasi lintas daerah maupun internasional.
