Dua pukulan menjadi pembeda pada perebutan gelar South Sulawesi Amateur Open (SSAO) 2026 (24/9). Setelah tiga ronde di Padivalley Golf Club, Thailand membawa pulang dua gelar melalui Ploynaphat Amornvanich di Women’s Division dan Khan Batraphuntana di Men’s Division. Keduanya menutup turnamen dengan permainan yang konsisten di tengah kondisi lapangan yang menuntut presisi.
Di Women’s Division, Ploynaphat menyelesaikan putaran terakhir dengan 73 pukulan untuk mencatat total +6 (75-74-73). Hasil tersebut menempatkannya sebagai juara dengan keunggulan dua pukulan atas Lydia Hawila Stevany Sitorus. Pegolf Indonesia itu membukukan +8 (75-75-74) dan finis sebagai 1st runner-up.

Persaingan di kelompok putri berlangsung rapat sejak dua ronde pertama. Ploynaphat mampu menjaga jarak hingga final round, sementara Lydia tetap berada dalam posisi untuk mengejar. Namun, tambahan 73 pukulan pada hari terakhir cukup bagi pegolf Thailand tersebut untuk mempertahankan posisi teratas hingga 18 hole terakhir.
Di Men’s Division, Khan Batraphuntana menampilkan performa terbaiknya justru pada final round. Pegolf Thailand itu mencatat 72 pukulan, setelah sebelumnya membukukan 75 dan 73, sehingga mengakhiri turnamen dengan +4 (75-73-72) dan mengamankan gelar juara.

Mochtar menjadi wakil tuan rumah dengan hasil terbaik di kelompok putra. Ia finis sebagai 1st Runner-up dengan total +6 (74-75-73), sementara Nam Pham The dari Vietnam berada di posisi 2nd Runner-up dengan skor yang sama. Ryan Jovan Wijaya melengkapi jajaran empat besar sebagai 3rd Runner-up.

Hasil akhir tersebut memperlihatkan betapa tipisnya margin di antara pemain teratas. Khan hanya unggul dua pukulan dari Mochtar dan Nam, sementara Ploynaphat memiliki selisih dua pukulan dari Lydia. Dengan kualitas peserta yang relatif merata dari sisi World Amateur Golf Ranking (WAGR), setiap pukulan memiliki pengaruh terhadap posisi akhir.
Tantangan juga datang dari kondisi Padivalley selama turnamen. Lapangan berada dalam kondisi relatif kering akibat musim kemarau, sementara green speed mencapai 10 feet 7 inch. Penempatan hole menggunakan standar kompetisi level tinggi, sehingga kontrol jarak, pemilihan klub, dan kemampuan membaca green menjadi bagian penting dalam menjaga skor.

SSAO 2026 akhirnya mencatat dua gelar untuk Thailand, sementara Indonesia menempatkan Lydia sebagai runner-up di Women’s Division dan Mochtar serta Ryan Jovan Wijaya di jajaran teratas Men’s Division. Vietnam melalui Nam Pham The juga ikut mengisi podium. Final di Padivalley menutup turnamen dengan margin yang tipis dan persaingan yang mencerminkan semakin kompetitifnya level golf amatir regional.



