Di tengah lanskap bisnis yang semakin mengedepankan jejaring dan kolaborasi lintas sektor, golf kembali menegaskan posisinya bukan sekadar olahraga prestisius, melainkan ruang diplomasi yang hidup. Semangat itu terasa dalam pelantikan jajaran pengurus Kadin Indonesia Golf Club periode 2026–2029 yang digelar di Menara Kadin Indonesia, Jakarta, Rabu (20/05/2026), melalui tema “Membangun Sinergi Dunia Usaha dengan Sportivitas Golf.”

Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Indonesia Anindya Novyan Bakrie secara resmi melantik M.A. Pahlevi Pangerang beserta jajaran pengurus baru. Dalam suasana yang memadukan kultur bisnis dan sportivitas lapangan hijau, Anindya menekankan bahwa Kadin Indonesia Golf Club memiliki fungsi strategis sebagai medium membangun hubungan antarpelaku usaha secara lebih cair namun tetap substansial.
“Kadin Indonesia Golf Club ini sangat penting karena menjadi sarana untuk membangun relasi dunia usaha. Yang paling penting adalah menjaga relasi, apalagi relasinya adalah Kamar Dagang dan Industri,” ujar Anin.
Bagi Anindya, golf menghadirkan ruang interaksi yang berbeda dibanding forum formal korporasi. Di fairway dan putting green, komunikasi berlangsung lebih terbuka, mempertemukan pengusaha, regulator, hingga pemangku kepentingan lintas industri dalam atmosfer kompetitif yang tetap elegan. Ia menilai jejaring yang dibangun melalui Kadin Indonesia Golf Club tidak hanya terbatas pada internal Kadin, tetapi juga merangkul pemerintah, BUMN, BUMD, asosiasi usaha, hingga kamar dagang daerah di seluruh Indonesia.

Lebih dari sekadar komunitas olahraga, klub ini diproyeksikan menjadi simpul kolaborasi yang memperkuat konektivitas antara Kadin pusat, Kadin provinsi, serta berbagai asosiasi di bawah ekosistem organisasi tersebut. Dalam konteks itu, golf dipandang sebagai bahasa universal yang mampu mempertemukan kepentingan bisnis, diplomasi ekonomi, dan gaya hidup profesional modern.
Anindya juga menyoroti berkembangnya golf sebagai bagian dari industri olahraga dan pariwisata nasional. Menurutnya, pertumbuhan sport tourism berbasis golf kini semakin terlihat melalui meningkatnya destinasi dan paket wisata golf di berbagai daerah Indonesia.
“Ini merupakan sarana untuk meningkatkan olahraga, industrinya sendiri, lalu juga ke pariwisata. Tapi yang paling penting, semua yang ada di Kadin Indonesia Golf Club, apalagi pengurusnya, adalah pemain kawakan, bukan saja pemain kawakan golf, tetapi juga senior di dunia usaha, baik di HIPMI maupun di Kadin,” kata Anin.
Pernyataan tersebut memperlihatkan bagaimana golf kini bergerak melampaui citra eksklusifnya. Turnamen, gathering bisnis, hingga perjalanan golf lintas kota menjadi bagian dari ekosistem ekonomi kreatif dan pariwisata premium yang terus tumbuh. Di saat bersamaan, keberadaan figur-figur senior dunia usaha di dalam klub juga mempertegas nilai strategis organisasi ini sebagai ruang pertukaran pengalaman dan gagasan.

Sementara itu, Ketua Kadin Indonesia Golf Club periode 2026–2029, M.A. Pahlevi Pangerang menegaskan komitmennya untuk menjadikan klub ini lebih aktif dalam mendukung agenda strategis Kadin Indonesia kepada para pelaku usaha nasional.
“Dalam kesempatan kali ini, kami menitipkan harapan semoga Kadin Indonesia Golf Club dapat menjadi alat atau fasilitator bagi program-program strategis Kadin kepada para pelaku usaha di Indonesia,” ujar Pahlevi.
Ia juga melihat perkembangan golf saat ini semakin erat dengan sektor wisata olahraga yang memberi dampak langsung terhadap ekonomi daerah, terutama melalui mobilitas wisatawan, penyelenggaraan turnamen, hingga pertumbuhan industri hospitality.

“Golf juga dipandang sebagai opsi wisata olahraga. Saat ini sudah sering kita dengar banyak paket-paket wisata golf, bahkan yang sering kita nikmati saat keluar kota,” pungkasnya.
Dengan formasi kepengurusan baru, Kadin Indonesia Golf Club kini membawa misi yang lebih luas dari sekadar aktivitas olahraga. Lapangan golf menjadi simbol ruang pertemuan antara sportivitas, jejaring bisnis, dan promosi destinasi nasional, sebuah kombinasi yang semakin relevan di tengah berkembangnya budaya sport tourism dan ekonomi berbasis pengalaman di Indonesia.
Susunan Personalia Kepengurusan Kadin Indonesia Golf Club
Pelindung: Ketua Umum Kadin Indonesia Anindya Novyan Bakrie
Dewan Kehormatan
Ketua : Sjarief Cicip Soetardjo
Anggota :
- M. S. Hidayat
- Nurdin Halid
- Hary Tanoesoedibjo
- James Riady
- Sally Nasution
- Nurharjanto
- Wisnu Suhardono
Dewan Pembina
Ketua : Arsjad Rasjid
Sekretaris : Irawadi Hanafi
Anggota :
- Dino Vega
- Herman Heru
- Bobby Gafur Umar
- Saleh Husin
- Andi Rukman
- Denon Prawiraatmadja
- Rico Rustombi
- Andi Satjan Attas
- Junaedi Elvis
- Wisnu Pettalolo
Dewan Pengurus
Ketua : Pahlevi Pangerang
Wakil Ketua I : Made Suryadana
Wakil Ketua II : Rahmat Pribadi
Sekretaris : Harry Warganegara
Wakil Sekretaris I : Luthano Harry Budiyanto
Wakil Sekretaris II : Rika Amelia
Bendahara : Danang Putut Widyatmoko
Wakil Bendahara I : Doliano Mozanna Siregar
Wakil Bendahara II : Desi Aryanti AR
Captain : Kamadjaya Lie
Komite-komite
Komite Keanggotaan :
- Jandi Mukianto (Koordinator)
- RA Silvia Dina Kurniasari
- Harnugama
Komite Event :
- Andre Andika Adhiguna (Koordinator)
- Holi Oktora
- Hendra Kirana
Komite Pendanaan :
- Andrew Simon Khumara (Koordinator)
- Tanu Wijaya
- Eva Jauhari
Komite Sarana/Prasarana :
- Zulfikar (Koordinator)
- Hasan Basri
- Irvan Nanda Tarigan
Komite Humas/Media :
- Laja Putra Nusmo Lapian (Koordinator)
- Poppy
- Olive
- Febi
Kesekretariatan : Diselenggarakan secara tersendiri di bawah supervisi Sekretariat Kadin Indonesia.
