Asosiasi Pemilik Lapangan Golf Indonesia (APLGI) resmi memasuki era kepemimpinan baru setelah Budiarsa Sastrawinata terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum periode 2026–2030 dalam Rapat Umum Anggota Nasional (RUANAS) yang berlangsung di Damai Indah Golf BSD Course, Senin (18/5). Sosok yang sebelumnya menjabat sebagai Ketua I APLGI itu dipercaya melanjutkan tongkat estafet kepemimpinan dari M. Tachril Sapi’ie yang telah memimpin organisasi selama dua periode sejak 2018.
Sebagai organisasi yang berdiri sejak 19 Juli 1995 dan menaungi 58 lapangan golf di berbagai wilayah Indonesia, APLGI memiliki peran penting dalam mendorong perkembangan industri golf nasional. Tidak hanya fokus pada peningkatan kualitas pembangunan dan pengelolaan lapangan golf, asosiasi ini juga aktif membangun standar pelayanan, pengembangan manajemen, hingga menjadi wadah bertukar pengalaman antaranggota dalam menghadapi tantangan industri yang terus berkembang. Dalam RUANAS kali ini, semangat pembaruan terasa kuat melalui tema “Pengurus Baru-Semangat Baru” yang diusung sebagai simbol optimisme untuk membawa industri golf Indonesia semakin maju.

Budiarsa menegaskan bahwa kepengurusan baru akan melanjutkan berbagai pencapaian yang telah dirintis sebelumnya, terutama dalam memperluas sosialisasi olahraga golf kepada masyarakat. “Kita patut berterima kasih kepada Pak Tachril yang sudah menahkodai APLGI selama delapan tahun. Kita lihat banyak prestasi yang dicapai dan itu akan kita lanjutkan. Sosialisasi olahraga golf menjadi prioritas utama APLGI ke depannya,” ujar Budiarsa. Ia juga menekankan pentingnya peningkatan kualitas golf nasional agar Indonesia mampu tampil kompetitif di level dunia. “Kita juga harus meningkatkan kualitas dari golf itu sendiri agar Indonesia bisa berkiprah dengan berprestasi di dunia internasional. Tentu peran para pemilik golf cukup besar untuk bisa membantu para atlet kita untuk meningkatkan permainannya,” tambahnya.

Komitmen Budiarsa terhadap perkembangan golf Indonesia memang bukan hal baru. Selain menjabat sebagai Direktur PT Ciputra Development Tbk dan Direktur Utama PT Damai Indah Golf Tbk, ia juga dikenal sebagai salah satu pendiri sekaligus Ketua Dewan Pembina Ciputra Golfpreneur Foundation yang selama bertahun-tahun aktif menggelar turnamen internasional seperti Ciputra Golfpreneur Junior World Championship dan Ciputra Golfpreneur Tournament yang masuk kalender Asian Development Tour. Kiprahnya tersebut dinilai menjadi modal penting untuk membawa APLGI semakin aktif mendorong pembinaan atlet sekaligus pertumbuhan industri golf nasional secara berkelanjutan.

Di bawah kepemimpinan sebelumnya, APLGI juga mencatat sejumlah langkah progresif dalam memperkenalkan golf kepada masyarakat luas, salah satunya melalui penyelenggaraan Indonesia Golf Festival 2025 yang untuk pertama kalinya digelar di Indonesia dan direncanakan kembali hadir pada Oktober 2026. Melalui kepengurusan baru ini, para anggota APLGI berharap lahirnya inovasi, kolaborasi, dan semangat baru yang dapat memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu kekuatan golf yang terus berkembang di kawasan Asia.
