NEW OPTM METALWOOD LINE by COBRA GOLF

3 min read
Social Share

Sambut 2026, COBRA Golf memperkenalkan lini metalwood OPTM dengan fondasi teknologi baru bernama POI (Product of Inertia). Secara teknis, bahwa MOI (Moment of Inertia) tetap berperan besar dalam menjaga stabilitas kepala stik terhadap twist pada sumbu horizontal dan vertikal saat terjadi off-center hit. Sementara itu, POI dalam konteks yang dijelaskan Cobra merujuk pada bagaimana kepala stik berotasi secara diagonal (kombinasi multi-sumbu) saat impact. Pendekatan low POI yang mereka usung bertujuan mengurangi efek gear effect berlebihan—terutama pada pukulan high toe atau low heel—sehingga penyebaran arah (dispersion) bisa lebih rapat. Klaim pengurangan dispersion hingga 23 persen merupakan hasil uji internal pabrikan dan tentu akan sangat bergantung pada profil ayunan masing-masing pemain.

Jajaran lini terbaru COBRA GOLF / Foto: Dok. COBRA GOLF

Jose Miraflor, VP of Product Architecture and Consumer Connections di Cobra Puma Golf, menjelaskan filosofi tersebut dengan tegas: “MOI tetap penting, tetapi POI adalah batas berikutnya dalam meningkatkan akurasi secara keseluruhan. Dalam proses desain, kami ingin meningkatkan MOI untuk stabilitas, sekaligus menurunkan POI guna meminimalkan puntiran tiga dimensi. POI menyempurnakan aspek forgiveness menjadi konsistensi arah, karena memungkinkan kepala stik berotasi lebih alami mengikuti ayunan Anda. Jika Anda menggunakan driver dengan MOI 10K namun pukulan di area high toe masih menghasilkan arah yang liar, kemungkinan besar driver tersebut memiliki desain POI yang tinggi—dan ini merupakan kelemahan umum pada banyak driver dengan MOI tinggi saat ini.”

Dari sisi desain, OPTM menggabungkan AI-Optimized Shaping dan Adaptive Weighting untuk memusatkan CG (center of gravity) lebih optimal tanpa mengorbankan stabilitas. Model LS menyasar pemain dengan kecepatan ayunan tinggi dan menawarkan konfigurasi bobot movable (11g, 7g, 3g) di area toe, heel, dan belakang untuk pengaturan spin serta launch lebih presisi. Model X tetap berada di spektrum “Tour inspired” namun lebih playable bagi rentang handicap lebih luas. MAX-K menjadi opsi dengan MOI tertinggi dan profil oversize untuk forgiveness maksimum, sedangkan MAX-D menghadirkan draw bias melalui penempatan bobot di heel guna membantu koreksi slice. Penting dicatat, forgiveness tinggi (MOI besar) tidak otomatis menjamin arah lebih lurus—di sinilah Cobra menempatkan diferensiasi POI sebagai penyempurna kontrol rotasi.

Cobra OPTM bersama Rickie Fowler / Foto: Dok. COBRA GOLF

Fitur pendukungnya meliputi konstruksi multi-material dengan carbon crown ringan dan rangka titanium untuk efisiensi bobot, serta forged face insert berteknologi H.O.T. Face dengan 15 zona variabel guna menjaga ball speed di area pukul yang lebih luas. Sistem hosel FUTUREFIT33™ memungkinkan 33 kombinasi loft dan lie yang dapat diatur independen—sebuah fleksibilitas fitting yang memang tergolong paling komprehensif di pasar saat ini. Secara keseluruhan, OPTM bukan sekadar peningkatan kosmetik, melainkan eksplorasi teknis terhadap hubungan antara stabilitas, rotasi kepala stik, dan konsistensi arah. Namun seperti semua driver modern, performa akhirnya tetap sangat ditentukan oleh proses fitting yang tepat dan kecocokan dengan karakter ayunan pemain.

You May Also Like

More From Author