Terkendala Cuaca, Yu Jun Cha Juarai AGI Amateur Championship Series VII

3 min read
Social Share

Yu Jun Cha membukukan kemenangan keduanya di AGI Amateur Championship Series yaitu di Series V dan Series VII yang digelar di Gunung Geulis Golf & Country Club  (10/4). Pada laga final, turnamen harus dihentikan akibat cuaca buruk yang membuat putaran final tidak dapat diselesaikan di round 3 (final round). Klasemen akhir ditetapkan melalui countback berdasarkan akumulasi skor dari total dua ronde yang telah rampung, sementara hasil pada ronde ketiga tidak diperhitungkan.

Yujun Cha kembali meraih juara. Pegolf berdarah Korea ini memenangi AGI Amateur Championship VII yang digelar di Gunung Geulis Golf & Country Club pada 10 April 2026 / Foto: Dias Doc. AGI.JPG

Dalam skema tersebut, Yu Jun Cha memastikan gelar juara lewat keunggulan pada perhitungan countback round 2, sebuah cerminan konsistensi permainan yang terjaga sejak awal pekan. Kemenangan ini kembali menegaskan posisinya dalam lanskap amatir sebagai pemain dengan kedalaman permainan dan kontrol skor yang matang.

“Pertama, saya merasa sangat senang dan terhormat bisa meraih gelar juara di turnamen kali ini. Memulai babak final sebagai pemimpin bersama, saya sempat merasa tegang, namun saya berusaha menjaga fokus dan ritme permainan meski dalam situasi sulit ketika pertandingan harus tertunda dan diperpendek karena hujan badai,” ujar Yu Jun Cha. Ia menambahkan bahwa kemenangan melalui countback tidak mengurangi makna pencapaiannya. “Bagi saya, ini tetap sangat berarti karena merupakan hasil dari upaya untuk tetap tenang dalam kondisi yang paling sulit sekalipun,” lanjutnya.

Cuaca buruk memaksa AGI Amateur Championship VII dihentikan. Klasemen akhir ditetapkan melalui countback berdasarkan akumulasi skor dari total dua ronde yang telah rampung, sementara hasil pada ronde ketiga tidak diperhitungkan. Foto: Diaz Dok. AGI

Secara teknis, ia mengakui masih ada ruang evaluasi dalam permainannya. “Kondisi driver saya sepanjang turnamen ini kurang maksimal, dan saya juga belum puas dengan putt serta chip. Namun saya memiliki kepercayaan penuh pada iron shot saya. Di momen-momen krusial, akurasi iron membantu menciptakan peluang dan menjaga skor,” jelasnya.

Pegolf asuhan Sim’s Golf Academy ini juga menyoroti aspek fisik sebagai bagian dari perkembangan performanya. “Belakangan saya mulai rutin melakukan weight training, dan itu sangat membantu kekuatan fisik serta kepercayaan diri saya di lapangan. Ke depan, saya akan memperbaiki kekurangan dan berusaha menjadi pemain yang lebih baik lagi,” tutupnya.

Di sektor putri, Mischa Sutojo tampil sebagai Ladies Winner. Stabilitas permainannya dalam dua ronde awal menjadi fondasi utama sebelum kondisi cuaca memaksa kompetisi berakhir lebih cepat dari yang direncanakan.

Mischa Sutojo menangi kelas Ladies AGI Amateur Championship VII yang digelar di Gunung Geulis Golf & Country Club pada 10 April 2026 / Foto: Dias- Doc. AGI.

Apresiasi atas performa tersebut turut diwujudkan dalam bentuk kesempatan lanjutan. Mischa Sutojo menerima wild card untuk MAGIC 2026, sementara Yu Jun Cha mengamankan free entry ke MAGIC 2026 dan OJAO 2026—keduanya menjadi jalur progresif menuju eksposur kompetisi yang lebih luas.

Di luar hasil akhir, AGI Amateur Championship terus menegaskan perannya dalam ekosistem pembinaan golf amatir. Konsistensi penyelenggaraan, kualitas lapangan, serta kedalaman field menjadikan ajang ini ruang uji yang relevan bagi para elit amatir. Dari sini, fondasi menuju level yang lebih tinggi dibentuk—termasuk membuka jalur bagi pemain-pemain yang berpotensi mengisi skuad nasional di masa mendatang.

You May Also Like

More From Author